Showing posts with label fantasy. Show all posts
Showing posts with label fantasy. Show all posts

Monday, November 27, 2017

Book Review: My Empress by Syakia Lingga



BOOK REVIEW

My Empress by Syakia Lingga

Title : My Empress
Author : Syakia Lingga
Publisher : Fantasious
Pages :  514 pages
Year of Publication : June 2017
Price : Rp 99.500,-

Rating: 4 / 5
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Aku terus berjalan bukan untuk mencari yang paling sempurna, melainkan untuk mencari seseorang yang butuh untuk disempurnakan. Sebab lautan terdalam, selalu membutuhkan cahaya." -Fien

Terkadang, cinta sejati sulit untuk menerima kenyataan perpisahan. Rasa hampa yang ditinggalkan selalu berpusar di dasar hati dan tak mau pergi. Itulah yang dialami oleh Kaisar Tan dari Kerajaan Hanzhi yang kehilangan calon permaisurinya dengan cara yang sangat tragis. Ia merasakan ada yang tidak biasa dari peristiwa nahas itu. Cinta dan duka berpadu menjadi satu, membuatnya menolak melupakan bahkan menggeser posisi Ailan, sang gads idamannya itu.

Tanpa ia tahu, Ailan dan salah seorang pelayan setia keluarganya berhasil selamat dari pembantaian yang didalangi orang dalam istana. Demi terus hidup, Ailan terpaksa menyamarkan identitas dan menampilkan diri sebagai seorang pemuda desa bernama Lan. Dalam penyamarannya, ia tekun berlatih pedang dan bela diri dari seorang guru misterius. Keinginan mencari tahu apa yang sebenarnya menimpa keluarganya tak pernah padam.

Ia tahu harus selalu mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan.

Sampai ketika rombongan Kaisar Tan berkunjung ke desa tempatnya tinggal, kesempatan untuk menyelidiki penyerangan keluarganya sembilan tahun silam datang tanpa diduga. Kaisar Tan yang terpesona dengan kepiawaian Lan dalam bela diri, mencari cara untuk bisa membawanya ke istana dan mengangkat pemuda itu sebagai pengawal pribadi, tanpa menyadari bahwa dorongan itu sebenarnya berasal dari kerinduan pada sosok Ailan yang tak pernah sirna.

Di tengah perasaan aneh dan terlarang yang makin muncul di antara keduanya, situasi istana dan Negeri Hanzhiling semakin memanas. Pihak-pihak yang ingin merebut kuasa semakin berani melancarkan serangan diam-diam. Di pundak keduanyalah masa depan cinta mereka dan Kerajaan Hanzhiling berada.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Selalu, dan selalu tertarik dengan novel bergenre Fantasy, terutama berlatarkan kerajaan maupun istana, yang menceritakan tentang Kaisar, Putri/Permaisuri, Jenderal, penghianatan, pemberontakan, dan lainnya. Entah kenapa aku selalu senang dengan kisah yang berlatar istana. Awal aku melihat buku ini dipajang di rak toko buku, aku langsung tidak ragu untuk membelinya, ditambah dengan sinopsis yang menarik. Biasanya aku akan berpikir dua kali bila melihat buku Watty (Wattpad) dengan jumlah baca dibawah 2jt. Tapi, dari awal aku yakin bahwa buku ini tidak akan mengecewakan, dan terbukti bahwa cerita di buku ini tidak membosankan.


“Aku ... melihatmu.”


Alur cerita dibuku ini adalah maju-mundur-maju-mundur, tapi tidak memberikan kebingungan pada pembaca. Penempatan plot sangat baik dan mengalir saat membacanya. Yang membuatku semakin jatuh cinta dengan buku ini adalah quotes yang bermakna dan menginspirasi. Selain itu, aku senang dengan diberikan silsilah, denah istana dan adanya cerita sejarah kerajaan di buku ini yang cukup membantu imajinasiku menjadi lebih nyata. haha...


“Laksana hujan yang membasahi bumi memberi kehidupan, begitu juga selayaknya bumi yang menumbuhkan tunas dari dalamnya yang juga memberi kita kehidupan.”


Aku suka dengan gaya penulisan Syakia Lingga, tidak bertele-tele namun juga tidak terburu-buru. Secara garis besar, ceritanya simpel, tapi penulis dapat membawa cerita ini dengan baik dan tidak membosankan. Ada plot yang familiar dengan kisah fantasy yang pernah kutonton, entahlah.. aku lupa dimana tapi saat membaca plot di buku ini, pikiranku langsung terlintas adegan di satu drama dan dengan plot selanjutnya yang serupa, sehingga jadinya aku bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.


“Tak ada cinta yang sama. Namun jika itu tulus dan bisa berpadu dalam perbedaan, maka cinta itu sempurna. Seperti Anggrek dan Cendana. Seperti Cahaya dan Lautan. Begitupun Salju yang bertemu Sang Musim Semi”


Secara keseluruhan, buku ini dapat membuatku terjebak dalam dunianya. Tokoh-tokoh yang ada di buku ini pun sangat berkarakter. Twist dan konflik yang diberikan di buku ini kadang tidak terduga dan gregetan. Kisah cinta kedua tokoh utama juga membuatku penasaran dan ikut larut kedalamnya. Plot-plot yang ditamplikan dengan apik dan mengalir begitu saja saat membacanya. Ending ceritanya juga memuaskan dan bikin nggak bisa move on dari buku ini. LOL. Akhir kata, buku ini wajib dijajarkan sebagai buku favorit dan wajib dikoleksi!


“Sejauh apa pun kau berlari, pada akhirnya kau akan kembali pada takdir yang telah memanggil, seperti seharusnya.”
- Tan



Nb: Serius! Quotes di buku ini banyak dan kece banget. Aku sampai tidak bisa memilih quotes mana yang oke karena semuanya oke banget.

A Flying Snail

Sunday, October 29, 2017

Book Review: Kersik Luai by LM Cendana


BOOK REVIEW

Kersik Luai by LM Cendana

Title : Kersik Luai
Author : LM Cendana
Publisher : Histeria
Pages :  508 pages
Year of Publication : March 2017
Price : Rp 82.500,-

Rating: 5 / 5
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Beberapa dekade selanjutnya, Tanah Air memasuki era distopia yang telah dikuasai golongan oligarkis. Seorang manusia buatan, Btari, yang dinyatakan sebagai kloningan gagal hendak dibuang menuju pelosok negeri untuk dijadikan budak. Di tengah perjalanan, helikopter yang ditumpanginya ditembak jatuh di Laut Jawa. Di pesisir pantai, ia ditemukan seorang revolusioner, Nagara, yang mengajarkannya banyak hal. Kemanusiaan, nasionalisme, dan cinta.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Ini buku kedua bergenre dystopia romance yang saya baca, juga buku pertama yang saya baca dengan latar dystopia Indonesia. Awalnya saya tidak tau apa maksud dari judul "Kersik Luai" yang ternyata artinya adalah anggrek hitam. Dari judulnya yang menarik perhatian saya, juga covernya yang artistik menurutku, sinopsis yang memikat dan juga tempelan stiker bertuliskan 'edisi tanda tangan' yang membuatku membeli buku ini. hahaha... #ups

Satu kata untuk buku ini, LUAR BIASA! Isi buku ini dipenuhi dengan diksi kalimat yang mengesankan, cerdas, dan menginspirasi para pembaca. Konsep, plot, karakter, semuanya sangat disiapkan dan disusun dengan apik. Alur cerita juga tidak terburu-buru, namun mengesankan, tidak membosankan, namun memikat. Isi buku ini benar-benar diluar ekspetasi saya. Buku ini sukses menyihirku untuk mengikuti cerita dari awal hingga akhir. Penulis sangat cerdas meramu kisah ini. Gaya penulisan pada buku ini dapat membuat pembaca ikut terhanyut dalam ceritanya, detail yang diberikan juga tidak membuat pembaca bosan. 

Jujur, buku ini tidak termasuk ringan untuk dibaca. Aku membutuhkan waktu cukup lama untuk membaca buku ini, namun cukup menikmatinya untuk diresapi. Romansa dalam buku ini juga mengesankan dan puitis.


Saat bibir tak mampu berucap secara lisan, maka hati yang berbicara melalui tinta.
(hal. 343)


Hal yang membuat saya salut pada buku ini adalah latar yang diambil oleh penulis dalam kisah ini. Pemaparan kondisi pada kisah di buku ini berdasarkan kondisi real saat ini, dan menjadikan suatu sindiran terhadap fenomena yang terjadi pada masyarakat sekarang, hanya lebih dalam kondisi berat. Hal yang tidak disangka adalah adanya selipan unsur adat dan kebudayaan dalam buku ini yang menjadikan buku ini semakin menarik dibaca. Tidak disangka, buku ini juga dapat menambah wawasan saya dalam hal kebudayaan, juga tersisip pesan-pesan moral di dalamnya. Kemanusiaan, nasionalisme, kebhinekaan, kepercayaan, tanggung jawab, dan cinta.

Buku ini 'beda'. Menurutku, buku ini wajib dibaca di era seperti sekarang. Setelah membaca buku ini, kita dapat membayangkan apabila wujud dari Indonesia di masa depan. Apakah para pemuda-pemudi zaman now dapat diharapkan untuk membangun, menghargai, melindungi budaya di negara ini? Apakah rasa kebhinekaan akan tetap terjaga? Secara tidak langsung, buku ini dapat membuat para pembaca mengintropeksi diri. 


DEMOKRASI HARGA MATI!
PANCASILA SAMPAI MATI!
(hal. 494)


Plot cerita yang baik dan ending cerita yang tidak ketebak membuat karya ini semakin mengesankan. Walaupun masih ada beberapa misteri yang belum terpecahkan, juga ending yang sedikit menggantung, tapi buku ini tidak akan mengecewakan. Saya berharap bakal ada sekuel dari buku ini. Terima kasih pada penulis yang memberikan kisah yang mengesankan dan luar biasa. Semoga karya selanjutnya juga tidak kalah mengesankan!


A Flying Snail

Tuesday, October 24, 2017

Book Review: Emperor's Consort by Sairaakira



BOOK REVIEW

Emperor's Consort by Sairaakira

Title : Emperor's Consort
Author : Sairaakira
Publisher : Fantasious
Pages :  596 pages
Year of Publication :  2017
Price : Rp 99.500,-

Rating: 4 / 5
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aiko adalah seorang gadis desa biasa dari pinggiran kerajaan yang terpaksa merelakan diri untuk terpilih menjadi kandidat selir sang kaisar demi menyelamatkan ibundanya. Kaisar Shen atau yang sering dipanggil dengan julukan Shen King, adalah kaisar yang berkuasa pada masa itu. Beliau adalah seorang pemimpin  berdarah dingin nan misterius yang ditakuti sekaligus disegani oleh musuh-musuhnya.

Sang Kaisar selalu mengenakan topeng emas untuk menutupi wajahnya yang penuh rahasia. Di Kerajaan Sashou yang makmur tersebut hanya ada beberapa orang kepercayaan Sang Kaisar yang pernah melihat wajah aslinya. Siapa pun yang berani mencuri lihat wajah Shen King tanpa izin akan berakhir mengenaskan, kehilangan kepala dalam hukuman mati tak terelakkan.

Yang lebih mengerikan lagi, Kaisar Shen dikenal suka membunuh selirnya setelah malam pertama pernikahan. Aiko sendiri berada di ambang dilemma seperti makan buah simalakama. Di satu sisi, jika dia berhasil masuk ke dalam istana, maka dia dapat menyelamatkan nyawa ibunya. Tetapi, hal itu sama saja dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk berakhir di ranjang kaisar dan kehilangan nyawa pada keesokan harinya.


Akankah Aiko bernasib sama mengenaskannya dengan selir-selir lain yang tewas terbunuh di tangan sang Kaisar? Ataukah gadis desa yang polos itu bias mengubah jalan takdirnya dengan kedua tangannya yang mungil?

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Ini buku kedua yang saya baca dari Author Sairaakira yang tak lain bergenre Fantasy. Versi cerita di buku ini ditulis berbeda dari versi web dan wattpad, tapi aku sama sekali tidak membaca kedua versi tersebut. Tidak jauh berbeda dengan buku pertama Sairaakira, font pada buku ini kecil, rapat dan full. Hanya margin pada buku ini lebih lebar sedikit dibandingkan buku The General's Wife : Revolution. Buku ini mengambil latar kerajaan, mengisahkan tentang gadis desa yang polos tanya sengaja merebut hati seorang Kaisar, yang di masa itu dianggap sebagai Kaisar yang berdarah dingin, ditakuti dan disegani.

Menurutku, ide cerita buku ini cukup menarik dan alur cerita dapat dinikmati dengan baik. Karakter yang diciptakan di buku ini juga memiliki ciri khas yang membekas untuk pembaca. Tidak hanya fokus pada tokoh utama, tapi juga tokoh pendukungnya. Hanya pada awal membaca, saya mengira cerita ini akan mengambil latar China, tapi penggunaan nama tokoh seperti Jejepangan, anggaplah di mix saja, semua dapat disesuaikan dengan imajinasi para pembaca. Hehe...  Plot cerita juga dieksekusi dengan cukup baik, membuat para pembaca menerka-nerka, walaupun masih ada beberapa part yang terlalu dijelaskan dan berulang-ulang.

Kisah cinta antara Kaisar dan gadis desa yang polos ini memberikan kesan bahwa hubungan yang terlalu dipaksa cepat, menggebu-gebu akan malah menyakiti pasangan.  Juga, sebuah kepercayaan sangatlah penting dan ketulusan hati. Yang sangat menyentuhku adalah betapa besarnya cinta Kaisar kepada Aiko hingga rela melakukan hal yang tidak disangka dapat dilakukan oleh seorang Kaisar. Oke, jadi buku ini juga tak lain dapat membuat pembaca senyum-senyum sendiri, baper, dan gregetan.

Secara keseluruhan, buku ini menarik untuk dibaca. Hanya saja menurutku, klimaks dari  buku ini kurang dieksekusi dengan baik, sehingga apa yang dirasa saat membacanya adalah "oh yauda gitu jadinya.." dan mudah ketebak apa yang akan terjadi. Perasaan deg-degan yang sudah dibawa naik saat mencapai klimaks tapi akhirnya terlewat dengan biasa saja. But, overall ini buku recommended untuk dibaca.



A Flying Snail

Friday, October 20, 2017

Book Review: The General's Wife Revolution by Sairaakira



BOOK REVIEW

The General's Wife Revolution by Sairaakira

Title : The General's Wife Revolution
Author : Sairaakira
Publisher : Fantasious
Pages : 728 pages
Year of Publication :  May 2017
Price : Rp 99.500,-

Rating: 4 / 5
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


“Kau diciptakan untuk mencintaiku, Asia. Berhentilah melawannya.”

Setelah dunia hancur akibat perang nuklir, mereka yang bertahan hidup berkumpul di satu-satunya benua yang tersisa. Mereka membentuk koloni baru, negeri yang dinamai After Earth dan terpusat di Marakesh City. Pemerintahan dikuasai oleh militer yang kejam dan bertangan besi.

Ketika membuka matanya, Asia langsung berhadapan dengan sosok lelaki tak dikenal yang luar biasa tampan dan mengaku sebagai suaminya. Suami yang tidak sedikit pun diingatnya. Lelaki bermata cokelat muda tajam dengan bibir yang selalu sinis itu memperkenalkan dirinya sebagai Akira, dan secara mengejutkan mengatakan bahwa mereka sudah menikah. Asia bahkan tengah mengandung anaknya.

Bagaimana mungkin ini semua terjadi?

Tidak ada ingatan apa pun tentang pernikahannya. Tidak ada ingatan sama sekali tentang suaminya, tetapi lelaki asing itu memberikan bukti-bukti tak terbantahkan. Seakan semua kejutan itu belum cukup, Asia kemudian mengetahui bahwa suaminya adalah salah satu sosok yang paling ditakuti di Marakesh City. Pembunuh keji dan makhluk berdarah dingin yang tidak segan-segan menghabisi lawan-lawannya tanpa ampun. Bagaimana bisa Asia menikah dan mengandung anak dari lelaki semacam ini?

Lantas siapa Cesar, laki-laki yang sering muncul dalam kilasan ingatannya? Asia tidak menyadari betapa berharga dirinya dan anak yang sedang dikandungnya bagi masa depan After Earth. Harga yang rela dibayar mahal oleh kaum militer Seragam Hitam maupun pemberontak Bendera Merah.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Kesan pertama saya saat membuka buku ini adalah WOW, tulisannya rapat, kecil dan full sekali. Margin halamannya apakah tidak terlalu ngirit? Ukuran font kecil, jadi siap siap saja untuk menguras lebih energi mata. Ini mata sudah minus bisa jadi bertambah lagi rabunnya. >_< Tapi, setiap orang berbeda seleranya. Untukku, buku tebal dengan tulisan yang full sangat menarik.

Buku ini mengambil genre dystopian romance yang ceritanya lebih mengarah kisah cinta orang dewasa, target pembacanya adalah adult. Untuk ukuran buku lokal, ide ceritanya keren. Sayangnya dalam eksekusi cerita ini lebih mengangkat kisah cinta antara Asia dan Jenderal Akira dibandingkan mengenai After Earth nya sendiri, padahal untuk ide cerita dan latarnya sudah bagus. 
Alur cerita dapat dinikmati dengan baik, hanya saja terlalu banyak penjelasan dan berulang-ulang. Mungkin lebih baik lebih diringkas lagi. Tidak semua hal harus dijelaskan dengan detail. Aku lebih penasaran bila ada plot yang hanya seperti itu adanya dan menyimpulkannya sendiri dibandingkan sudah dijelaskan semua dari awal. Biarkan para pembaca menerka-nerka. Biarkan para pembaça masuk pada imajinasinya sendiri. Bila terlalu dijelaskan jadinya memudarkan imajinasi yang sedang dibangun.

Untuk isi cerita menurutku lebih bisa digali lagi, apalagi cerita ini mengambil latar distopia, dikarenakan dalam isi cerita ini para penduduk After Earth hanya seperti figuran saja. Bagian yang lebih difokuskan hanya Asia dan Jenderal Akira saja. Alur yang disangka akan berkembang maju malah terlalu lambat dan ada beberapa plot yang sepertinya tidak terlalu diperlukan.

Untuk karakter dalam cerita ini saya suka semuanya, hanya untuk karakter Dr. Frederick terlalu lemah, padahal dia cukup berperan besar dalam kisah ini. Saya juga suka dengan kisah seperti Asia dan Jenderal Akira, dimana yang satu keras kepala dan satunya lagi arogan, bahkan kejam, tapi secara perlahan saling menyukai.

Secara keseluruhan, buku ini menarik dan membawa pembaca ke imajinasi di kisah ini. Cerita untuk kisah cinta antara Asia dan Jendral Akira seru dan bikin deg-degan, bahkan gregetan ingin segera membaca halaman berikutnya. Ending ceritanya sengaja dibuat nanggung, sepertinya akan ada buku ke-dua. Semoga untuk buku ke-dua bisa lebih digali cerita mengenai After Earth dengan baik, menarik dan nggak kalah seru!




A Flying Snail